Paninjauan, 15 Juli 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat Nagari,Nagari Paninjauan menyelenggarakan Pelatihan Kader Posyandu yang berlangsung pada 08 Juli 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh 60 Orang kader Posyandu Nagari Paninjauan di wilayah kerja Puskesmas X Koto II. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai tugas dan peran kader, teknik pengukuran antropometri (tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala bayi), pemberian makanan tambahan (PMT), deteksi dini tumbuh kembang anak, serta pengetahuan dasar tentang imunisasi, kesehatan ibu hamil, dan keluarga berencana.
Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Dr. Riri Noveri menyampaikan bahwa kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat bawah. “Kader merupakan mitra strategis Puskesmas dalam menyampaikan informasi kesehatan dan memberikan layanan dasar secara langsung kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas mereka sangat penting,” ujar beliau.
Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari tenaga medis profesional, seperti bidan desa, ahli gizi, dan petugas kesehatan lingkungan. Para kader dilatih tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung, seperti cara mencatat hasil penimbangan di KMS (Kartu Menuju Sehat), cara memberikan penyuluhan gizi, serta pendekatan komunikasi efektif kepada masyarakat.
Selain itu, peserta pelatihan juga dibekali dengan pengetahuan tentang pentingnya digitalisasi data Posyandu agar pencatatan dan pelaporan kegiatan menjadi lebih akurat dan efisien. Hal ini sejalan dengan program revitalisasi Posyandu menuju Posyandu Mandiri.
Pelatihan ditutup dengan simulasi kegiatan Posyandu, di mana kader secara berkelompok melakukan praktik layanan mulai dari pendaftaran hingga penyuluhan kepada ibu balita. Di akhir kegiatan, peserta menerima sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif mereka dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para kader Posyandu semakin percaya diri dan kompeten dalam menjalankan tugasnya, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.





